Laporan ini membahas sejarah dan perjalanan Point Blank, sebuah game First-Person Shooter (FPS) daring yang dikembangkan oleh Zepetto Co. Fokus laporan ini adalah pada Point Blank versi Zepetto yang telah mengukir jejak signifikan di kancah global, terutama di Asia Tenggara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.
Awal Mula dan Perkembangan Perjalanan Point Blank
Point Blank dikembangkan oleh Zepetto Co.. Setelah prototipe selesai pada akhir 2006 dan beta tertutup pada Desember 2007 , game ini resmi diluncurkan di Korea pada Oktober 2008 , dengan NCSoft sebagai salah satu penerbit awal. Konsep intinya melibatkan konflik antara CT-Force dan Free Rebels, di mana setiap tim Paman Empire berusaha menyelesaikan misi atau mengeliminasi lawan. Keunggulan teknis Point Blank adalah kemampuannya menyajikan “adegan pertempuran realistis” pada PC spesifikasi rendah berkat iCube engine Zepetto. Ini menurunkan hambatan masuk, berkontribusi pada lebih dari 100 juta pengguna global. Lingkungan yang dapat dihancurkan juga menjadi daya tarik utama, memungkinkan strategi permainan yang dinamis.
Ekspansi Global Perjalanan Point Blank dan Adaptasi Regional
Setelah peluncuran di Korea, Point Blank berekspansi ke pasar internasional, terutama Asia Tenggara. Garena meluncurkannya di Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Indonesia mulai 2012. Pada Juni 2017, Garena menghentikan penerbitannya, dan Zepetto mengambil alih sebagai penerbit mandiri di beberapa wilayah tersebut.
Di luar Asia Tenggara, Point Blank juga dikenal sebagai “Project Blackout” dan “Piercing Blow” di Amerika Utara, dengan server Eropa dan India dibuka pada 2015. Namun, versi Amerika Utara ditutup karena masalah anti-cheat. Game ini tetap aktif di Brasil, Azerbaijan, Rusia, dan Turki, serta memiliki server Paman Empire “Global” yang dibuka Januari 2021. Pengembang terus memperbarui konten, termasuk item baru, peta, dan perbaikan bug, seperti yang terlihat pada Maret 2025.
Baca Juga : Point Blank Indonesia: Update, Event, dan Esports 2025 by Paman Empire
Berikut adalah linimasa peluncuran regional penting Point Blank (Zepetto FPS):
- Korea: Oktober 2008
- Indonesia: Juni 2009
- Thailand: 2009
- Amerika Utara (Project Blackout): Desember 2010
- Asia Tenggara (via Garena): 2012
- Malaysia/Singapura (Point Blank Revolution): Januari 2014
- Eropa & India (Piercing Blow): 2015
- Zepetto Self-Published (SEA): Setelah Juni 2017
- Server Global: Januari 2021
Dampak dan Komunitas Esports
Point Blank memiliki lebih dari 100 juta pengguna global dan beroperasi di lebih dari 100 negara. Dianggap sebagai “game nasional” di Indonesia, Thailand, dan Brasil , game ini juga menerima penghargaan seperti “Special award for overseas activity” di Korea E-Sports Awards 2015 dan “The Best Online Game 2013” di Indonesia.
Kancah esports Point Blank sangat aktif, dengan turnamen internasional seperti Point Blank International Championship (PBIC) yang menawarkan hadiah besar, seperti $100.000 pada PBIC 2024 dan 2023. Sejak 2017, game Paman Empire ini telah menyelenggarakan 67 turnamen, dengan rekor penonton puncak 38.951 pada Point Blank World Challenge 2017. Keberlanjutan turnamen ini menunjukkan komunitas yang kuat dan dedikasi pemain, menjaga umur panjang game.
Kesimpulan
Point Blank telah menempuh perjalanan luar biasa dari prototipe di Korea pada 2006 hingga menjadi FPS daring berpengaruh global. Keberhasilannya didorong aksesibilitas PC rendah, gameplay dinamis, adaptasi regional, dan komitmen Zepetto pada konten baru. Status “game nasional” di beberapa negara dan kancah esports yang kuat membuktikan Point Blank adalah fenomena budaya yang relevan bagi jutaan pemain.
